Skip to main content

Posts

Showing posts from 2017

kutuan !

Hari ini siyoook baca wasap group yang isinya mamak-mamak diluar sekolah si Ava.

"ADUH ANAK GW KUTUAN"

ga nunggu lama gw langsung japri secepat kilat untuk treatment kutu, karena gw inget kejadian tahun lalu persis,

Ava dipulangkan dari sekolah karena ditemukan telur kutu di rambutnya. (HIIIH)


tahun lalu itu gw ada kerjaan ngemsi di jakarta pusat, gw harus standby dari jam 8 pagi, event baru mulai jam 10an dan perkiraan selesai jam 4 sore.
Eventnya panjang dan gw menitipkan Ava berangkat sekolah diantar bapake.
Jam 8 gw udah rapih dan siap manggunglah, bulu mata 15cm sudah dipakai segala, rambut sudah di blow habis-habisan lah.

jam 9.30 hp gw bunyi dan nomer telepon SEKOLAH Ava. Bu Guru walikelas telepon gw menceritakan bahwa hari itu adalah hari pemeriksaan Kuku dan Rambut.
Ketika Rambut Ava diperiksa, bu guru dan pak guru menemukan beberapa TELUR KUTU di rambut bocah.
Dan sesuai dengan aturan sekolah yang ada di buku panduan (dimana isinya gw cukup hapal),
Ava harus di…

pilihan

*disclaimer : bukan postingan PILKADA... (pada suka sensi deh ah)

its that time of the year,

ketika sekolah bocah mau adain year end performance alias PENSI. Dan lo ada di opsi : iya dan tidak.
IYA : menjadi panitia dan (kemungkinan besar) akan menghadapi drama yang kurang lebih sama.
TIDAK : menjadi panitia dan memilih pasif karena "trauma" drama..


dan kemudian dua opsi itu dikaji lagi, karena ketua panitia tahun ini masuk ke dalam "inner circle" gw.
Salah satu orang yang sudah gw anggap sahabat, masa gw ga bantuin? dimana gw tau gw BISA BANGET bantuin.
dan masa gw TEGA , ini acara demi anak-anak, buat anak-anak, dari anak-anak. Ngga ada status atau klaim dari ortu yang bisa bilang "acaranya keren karena gw nih" (at least not me).

Tahun lalu gw cukup babak belur dan trauma berat, dipermalukan di depan publik padahal bukan buat gw juga.
Tahun ini?
Farid cuma bilang "kalo kamu ngga jadi panitia, kamu tega? temen kamu loh ketuanya, dia udah sampe j…

Gula, Gula dan Gula

GULA, kalau orang Indonesia (khususnya orang Jawa) kayanya ngga bisa banget ngga minum atau makan manis yak, at least ngemil deh.
Hampir 2 tahun lalu bapak mertua meninggal karena penyakit komplikasi yang tercetus oleh diabetes. 
Almarhum bapak adalah orang Jawa sejati yang memang sehari-hari di rumahnya senang banget minum manis, bahkan hampir setiap hari alm. minum soda hampir 1 liter dan itu hal biasa di rumahnya. 
ibu mertua dan kakak ipars juga jarang minum minuman yang tawar, makanya ketika gw jadi "anggota" baru disana, mereka rodo syok, kok ADA ORANG GA SUKA MANIS.
gw berusaha memaklumi kenapa the in laws hobi minum soda dan manis, selain memang orang Jawa asliiiiii, alm. Bapak dulu bekerja dari muda di sebuah perusahaan minuman bersoda yang cukup terkenal merknya lah.  Dan dulu minum soda adalah hal "mewah" loh, jadi minum soda dan manis adalah "air putih"nya rumah in laws.
Efek konsumsi manis-manis ini ngga langsung memang, butuh waktu cukup l…

Ibu ngga boleh sakit

Setiap kali gw selalu baca tulisan ini di status socmed teman-teman yang seorang ibu.Entah menyemangati diri sendiri ataupun temannya yang (seorang ibu) dan sedang sakit.Dulu gw pas kecil sering dengar emak gw ngomong "aduh mami jangan sampai sakit, siapa yang urus rumah kalau mami sakit".
Dengan beranggapan emak gw kan istri pilot, anak 2 ekor yang lagi lucu-lucunya :p ,tinggal di Jakarta tanpa orang tua (dan mertua). Kalau dia sakit jelas repot banget. Bokap terbang, sodara jauh, anak masih mini.
Makanya pas gw kecil selalu berdoa biar si mamak selalu sehat dan kuat.  Memang terbukti sih, mamak selalu sehat, dan KUAT marah-marah jam berapapun dan sehari minimal 3x :D.Ketika gw sudah melahirkan, gw sempat punya bala bantuan. Nanny yang bantu jaga Ava pas Ava umur 1 tahun sampai 3 tahun. Karena gw harus melanjutkan sekolah dan juga kerja.Sampai sini masih santai-santai, karena tiap sakit ada si Ncus yang bantu urus Ava.Kenyataan pahit dimulai ketika 3 tahun lalu, penyakit la…